Pahami Aspek Penilaian Wawancara Kerja, Dapat Menambah Nilai Plus Untuk Anda

Undangan wawancara kerja / interview merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para pencari kerja, namun biasanya menjelang wawancara masih banyak orang yang merasa gugup, khawatir, takut, bahkan hingga keringat dingin. Hal ini sering terjadi pada orang yang baru lulus sekolah / kuliah dan orang yang belum memiliki banyak pengalaman. Anda bisa berlatih di depan cermin untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda, saat menghadapi wawancara, penting untuk dipahami bahwa wawancara adalah kesempatan untuk menunjukan kemampuan dan kompetensi diri Anda. Namun, beberapa aspek penilaian wawancara kerja bisa memberi Anda nilai tambah. Memang benar pendidikan, kemampuan, keterampilan dan pengalaman menjadi faktor utama untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Namun etika merupakan penilaian mendasar dan sering digunakan sebagai pengukur penerimaan karyawan.

Tim HRD / Recruiter tentu tidak mau mempekerjakan orang yang berkompeten namun etikanya sangat kurang, bukan?? Kepribadian, perilaku dan sikap positif sangat dibutuhkan dalam wawancara. Keterampilan komunikasi yang baik dan sopan merupakan faktor penting yang dapat memberikan nilai tambah bagi calon karyawan, selain pendidikan dan pengalaman, kepribadian yang baik dapat membantu membedakan kandidat satu dengan kandidat lainnya. Sikap, persiapan dan pengetahuan  perusahaan juga menjadi aspek penting dalam proses penilaian. Ketika Anda menunjukkan bahwa Anda telah mencari tahu tentang perusahaan dan memahami nilai-nilai dan budayanya, hal itu menunjukkan kesiapan dan minat yang sungguh-sungguh. Anda tidak hanya sekedar melamar pekerjaan, Anda juga ingin menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Kemampuan untuk berbicara dengan percaya diri tentang bagaimana keterampilan dan pengalaman Anda dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan juga sangat dihargai.

Saat menghadapi wawancara, penting untuk dipahami bahwa wawancara adalah kesempatan untuk melakukan lebih dari sekedar menjawab pertanyaan. Inilah saatnya untuk membangun citra positif tentang diri Anda, menunjukkan bahwa Anda adalah calon kandidat yang unggul  dan layak bagi perusahaan. Dengan memahami aspek penilaian wawancara kerja ini, Anda dapat menambah nilai pada diri Anda dalam wawancara kerja.

Hal-hal Penilaian Dasar HRD Pada Saat Interview

Penilaian wawancara-26

Dalam dunia rekrutmen, wawancara kerja merupakan salah satu tahapan penting dalam menentukan apakah seorang kandidat cocok atau tidak untuk  posisi tersebut. Saat menghadapi wawancara, HR atau tim rekrutmen memperhatikan banyak aspek. Aspek-aspek yang berbeda ini seringkali menjadi dasar penilaian dalam menilai kualitas seorang kandidat.  Mari kita pahami beberapa faktor yang sering diabaikan namun menjadi penilaian mendasar bagi para HRD. Dalam artikel ini, kita akan membahas seputar aspek-aspek ini dan menjabarkan mengapa aspek-aspek tersebut penting dalam proses recruitment atau seleksi kerja.

Research Perusahaan

Langkah awal sejak Anda dipanggil untuk menghadiri interview adalah Anda harus mengetahui lingkup bisnis, visi, misi perusahaan tersebut. Hal ini menunjukan antusiasme Anda sehingga menjadi nilai tambah di mata recruiter.

Cara berpakaian

Persiapkan pakaian yang akan Anda kenakan saat interview. Pilihlah busana yang terlihat professional, bersih, rapi dengan warna serasi. Hindari pemilihan corak dan warna yang mencolok.

Bagi pria, gunakan kemeja berkerah berwarna netral, celana panjang hitam berbahan kain (jangan jeans), dan sepatu. Untuk wanita, gunakan kemeja / blouse berlengan dengan rok di bawah lutut atau celana panjang kain dan sepatu formal flat shoes atau high heels. Hindari pemakaian make-up dan perhiasan yang berlebihan.

Persiapkan surat lamaran kerja, CV dan dokumen pendukung

Ini adalah hal penting yang harus Anda siapkan dan bawa dalam amplop atau map yang rapi. Kesiapan ini yang seringkali disepelekan, sehingga pada waktunya Anda akan menyampaikan beribu alasan.

Datang Tepat Waktu

Perkirakan jarak, kondisi jalan dan waktu tempuh dari rumah ke Perusahaan, sehingga Anda dapat tiba sebelum waktu interview dengan segar, bersih, rapi dan wangi (jangan bau badan, bau rokok atau bau mulut). Waktu tunggu yang tepat adalah 15–20 menit sebelum jadwal interview yang telah ditentukan.

Attitude

Sejak Anda menginjakkan kaki memasuki area Perusahaan, tingkah laku dan etika Anda sudah harus diperhatikan. Jika Anda bertemu security dan receptionist untuk bertanya, tanyalah dengan sopan dan ramah. Terkadang, banyak orang yang tidak menghiraukan penilaian sepele seperti ini, mereka hanya mementingkan penilaian recruiter saat interview, tetapi perlu diingat bila recruiter bertanya kepada mereka, nilai tambah pasti akan Anda dapatkan. Atau, bila Anda sudah diterima bekerja, maka mereka akan menjadi rekan kerja Anda, bukankah sikap awal Anda sudah menjadi nilai tambah? Oleh karena itu pentingnya untuk memiliki etika yang baik saat berada dilingkungan kerja. Berikut beberapa etika dasar saat interview yang dapat Anda perhatikan:

  • Percaya diri adalah mutlak
  • Wajah ramah dan tersenyum
  • Jika recruiter terlihat sibuk menulis atau menelpon, tunggu sampai selesai
  • Jangan duduk sebelum dipersilahkan
  • Rapikan kursi untuk duduk dengan tenang
  • Tangan dan tas tidak diletakkan di atas meja
  • Duduk tegak, jangan bungkuk atau menyandar
  • Pandangan lurus ke recruiter
  • Tangan diam di pangkuan
  • Jika gugup, tarik napas panjang beberapa kali

Baca juga : Intip 10 Pertanyaan dan Jawaban Saat Interview Kerja

Komunikasi

Saat berbicara dengan recruiter, jaga pandangan Anda tetap fokus padanya. Gaya bicara sopan, formal, intonasi dan volume suara juga harus tepat, jelas dan terdengar yakin dengan apa yang Anda ucapkan. Jawab dengan jujur, tepat dan logis semua pertanyaan yang diajukan. Jangan terlalu sering mengulang jawaban yang sama ataupun menjelaskan bertele- tele terhadap pertanyaan yang diajukan, tetapi tunjukan jika Anda tertarik untuk bergabung di Perusahaan tersebut.

Berpikiran Positif

Dalam menjawab pertanyaan, hendaknya dipikirkan terlebih dahulu sebelum dilontarkan. Sebaiknya, semua perkataan Anda bersifat positif dan tidak menjelekan orang lain maupun tempat Anda bekerja sebelumnya.

Ucapkan Terima Kasih

Saat terakhir penutupan, hendaknya Anda mengucapkan terima kasih dan harapan jika Anda dapat diterima bekerja di perusahaan recruiter. Langkah terakhir adalah rapikan kursi dan tutup pintu dengan pelan adalah langkah penyelesaian yang baik.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, telah menjabarkan bahwa aspek penilaian wawancara kerja memiliki dampak besar pada hasil akhir proses seleksi kerja. Penting untuk dipahami bahwa wawancara tidak hanya tentang kualifikasi teknis tetapi juga tentang sikap, kepribadian dan pengetahuan tentang perusahaan. Dengan memahami dan mempersiapkan aspek-aspek ini dengan baik, Anda sebagai calon kandidat dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam wawancara kerja. Penampilan, bahasa tubuh, keterampilan komunikasi, pengalaman, persiapan, pengetahuan tentang perusahaan, dan faktor lainnya. 

Menyadari pentingnya aspek penilaian ini dapat membantu kandidat  tampil lebih percaya diri dan profesional selama wawancara. Hal ini juga membantu mereka  memberikan kesan  positif kepada HRD. Keberhasilan wawancara tidak hanya bergantung pada jawaban yang benar tetapi juga pada bagaimana kandidat menampilkan dirinya dan kesesuaiannya dengan budaya perusahaan. Oleh karena itu, memahami aspek penilaian wawancara kerja merupakan langkah penting dalam persiapan diri. Kandidat yang memahami pentingnya sikap, pengetahuan, dan persiapan akan memiliki keunggulan dalam bersaing mendapatkan pekerjaan impian Anda Keberhasilan menyelesaikan wawancara kerja dapat membuka pintu menuju karir yang sukses dan sesuai dengan keinginan Anda.

Percaya diri adalah kuncinya, semua tergantung pada diri Anda sendiri. Di website www.snap.careers Anda dapat mencari pekerjaan Impian Anda. Semoga Anda dapat menemukan peluang karir yang Anda inginkan!

Snap.Careers is a career portal made for you. Berperan sebagai fasilitator dalam menghubungkan organisasi dengan pencari kerja yang berkualitas maupun sebagai fasilitator dalam pengembangan karir dan taraf hidup bagi pencari kerja.

Binar
Social Media Marketing | + posts

Hello my name is Binar, I'm graduated in Industrial & Organizational Psychology. I'm currently learning about Social Media Marketing and Copywriting. and I kinda loved that!

Hopefully through this blog. We can share and learn together✨🚀

Scroll to Top